Musim Hujan tiba, Petani Mulai Menggarap Sawah dan Ladang

27 10 2008

Musim hujan yang di nanti – nanti oleh semua orang pun tiba, kegembiraan menyelimuti wajah para petani di desa watulawang dan sekitarnya. Sumber – sumber air yang mengering, kini air sudah melimpah. Lahan sawah bekas tanaman palawija dan tembakau, sudah mulai di garap/ di cangkul. Bahasa kebumen nya macul pertama = neras. setelah di teras, kemudian di galengi ( pembuatan pematang ) dan kemudian di buat lelera sebagai lahan penanaman padi.

Ladang – ladang pun sudah mulai di tanami berbagai macam tanaman pangan. Pohon singkong( budin ) jagung, kacang tanah dll sudah mulai bersemi ( trubus ).

Kondisi awal rendeng perlu di waspadai, karena tanah belum stabil, biasanya banyak terjadi tanah longsor, karena watulawang daerahnya berupa dataran miring ( pereng ). Mati lampu pun sering terjadi, untuk itu bagi para penduduk sebaiknya menyiapkan dian, teplok, atau lilin sebagai antisipasi kalau malam hari terjadi mati lampu.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: